Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2026

KU PINTA MAAFMU

KANCIL DAN BUAYA PALSU

 Kancil dan Buaya Palsu Pada suatu hari yang cerah, di sebuah hutan yang sangat rimbun dan hijau, hiduplah seekor hewan kecil yang sangat cerdik bernama Sang Kancil. Hari itu, Kancil merasa sangat haus.Matahari bersinar sangat terik sehingga tenggorokannya kering sekali. "Aduh, haus sekali... Aku harus segera minum di sungai" kata Kancil sambil berlari kecil Sesampainya di tepi sungai, Kancil melihat airnya sangat jernih dan segar. la sangat ingin segera meminumnya, tapi ia harus waspada. Siapa tahu ada buaya yang sedang bersembunyi di dalam air!. Kancil mengamati permukaan air. Tiba-tiba, ia melihat sesuatu yang besar dan panjang mengapung di atas air .Warnanya coklat keemasan  dan panjang. Seperti seekor buaya.  Wah, itu pasti Buaya!"batin Kancil ketakutan. "Halo, Tuan Buaya!" seru Kancil dari jarak aman. "Janganlah memakanku ya! Perutmu pasti sudah kenyang kan?"Namun, benda itu tidak menjawab sama sekali. la tetap diam dan tidak bergerak sedikit pu...

Premis dan sinopsis novel Antara cinta dan sajadah

 Premis: Di tengah gemuruh dunia yang menawarkan cinta sesaat, Arif, seorang pemuda yang hidupnya biasa saja dan sering lalai, menemukan sosok yang mampu mengubah dunianya: Aisyah, wanita salehah yangmenjadi cahaya di tengah kegelapan. Cinta yang tumbuh bukanlah cinta yang membutakan, melainkan cinta yang menjadi jembatan. Arif terpaksa memilih: terus menjadi dirinya yang lama, atau berubah menjadi lebih baik demi bisa berdiri sejajar di sampingnya. Ini adalah kisah tentang perjuangan menaklukkan ego diri sendiri, di mana setiap rasa rindu dialirkan melalui doa, dan setiap harapan dipanjatkan  dalam sujud Sebuah perjalanan membuktikan bahwa cinta sejati bukanlah yang menjauhkanmu dari Tuhan, melainkan yang terusmendekatkanmu kepada-Nya, hingga akhirnya dua hati dan dua sajadah bersatu dalam ikatan yang halal dan berkah. Singkatnya: "Cinta yang mengubah hamba yang lalai menjadi pribadi yang bertakwa." Sinopsis Antara Cinta dan Sajadah Arif adalah pemuda biasa yang hidupnya pen...

Menulis Dongeng dan Cerita Anak

Gambar
 Menghidupkan dongeng dan cerita anak, warna dalam dunia fantasi dan imajinasi.  Resume :5 Rabu, 28 April 2026 Nara Sumber :HELWIYAH.S.Pd.MM Moderator :DYAH KUSUMANINGRUM. M. Pd Salam Pembuka Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sembah sujud karendem malempang, adil katalino basauramin ka saruga basengat ka Jubata, Arus. Arus. Arus. Alhamdulillah, kita sudah memasuki pertemuan ke 5.Sehat untuk semua. Isi Dongeng adalah cerita fiksi atau khayalan tradisional yang tidak benar-benar terjadi,  biasanya diwariskan secara lisan dari generasi ke generasi. Umumnya, dongeng bertujuan menghibur, mengandung unsur ajaib/fantasi, dan menyampaikan pesan moral. Cerita ini sering mengambil latar zaman dahulu dan tidak terikat waktu maupun tempat secara spesifik. Berikut adalah poin-poin penting mengenai dongeng: Ciri-ciri Dongeng: Umumnya singkat, alur cerita sederhana, bersifat fiktif (khayalan), menggunakan alur maju, dan penyebarannya lisan. Jenis-jenis Dongeng:  Fabel: Ce...

Antara Cinta dan Sajadah

ANTARA CINTA DAN SAJADAH BAB 1: Pertemuan di Batas Waktu Hujan turun dengan deras ketika Arif berlari mencari tempat berteduh di teras sebuah masjid tua. Di sana, di sudut yang remang-remang, ia melihat sosok seorang wanita yang sedang duduk menunggu hujan reda. Wanita itu sedang memegang Al-Qur’an, wajahnya teduh, seakan dunia di luar sana yang gaduh tak sedikit pun mengganggunya.Namanya Aisyah.dia adalah seorang gadis cantik, anak seorang pengusaha sukses. Anak yang berbakti, yang sangat disayangi kedua orang tuanya.   Aisyah sedang membaca Alquran dengan suara pelan,suara yang syahdu dan menusuk hati pendengarnya. Arif mendengarkan bacaan Alquran dengan hati bergetar. Dalam hati Arif berucap, "akankah aku bisa mendapatkan gadis cantik yang solehah, " ucapnya. Khayalan tentang Aisyah, menghiasi isi kepalanya.  Pertemuan singkat itu menancap kuat di hati Arif. Ada sesuatu yang berbeda dari Aisyah. Bukan hanya kecantikannya, tapi ketenangan yang terpancar dari setiap gera...

Jodoh pilihan orang tua

Bagian I. Pembahasan Skripsi Senin yang panas membara, sepanas hati Salma saat itu. Ketika masuk ke ruang dosen pembimbing, untuk menyelesaikan studi akhirnya. Dosen pembimbing yang killer membuatnya, agak sedikit hilang semangat.  "Salma, " tolong ini diperbaiki ya, jangan terlalu pemborosan kata.  "Baik , " pak ucap Salma, "kapan saya konsultasi terakhir? "tanya Rani. Saya harus selesaikan tahun ini S1 nya pak Anton. " Baiklah Salma, "jawab pak Anton.  Salma, keluar dari ruang dosen pembimbingnya, harusnya sudah terakhir hari ini. Namun Salma masih melakukan revisi kembali, ada sedikit coretan di Skripsi Salma.  Kenapa pak Anton kayanya mempersulitku, "gumam Salma dalam hati. Salmapun mencoba bertanya dengan teman-teman. " Salma, hei panggil, "Dinda, kemarin kau di antar Predy ke rumah pak Anton, saat konsultasi kedua. Hmmm, " Yaa, betul, nah itu dia neng, "ujar Dinda sahabat karibnya.  " Lo, "emangnya kenapa?...

Legenda Buaya Putih Kalimantan

 Alkisah pada zaman dahulu kala, di tepi sungai Mentaya, hiduplah seorang pemuda gagah perkasa. Setiap Hari dia mencari ikan di sungai Mentaya.  Pagi itu, matahari muncul di ufuk timur, dan warga dosa sibuk dengan aktivitas harian mercka. Amir, serorang nelayan yang gigih, mengarungi air Sungai Mentaya untuk mencarikan sehari-hari Suatu malam, ketika bulan purnama menerangi langit, Amir merasakan gctaran aneh di sampan kayunya. Kegelapan yang menyelimuti sungai dengan  keberadaan makhluk bersinar:. Terpampang di depamya, seekor buaya putih dengan mata yang bersinar laksana bintang Dalam keadaan ketakutan, Amir merasa ada kebaikan pada buaya itu tersebut. Dengan lembur, buaya puih mulai beticara. Suara halusıya mengisi malam, dan Amir mendengakan dengan penuh kagum. Buaya itu mengugkapkan keprihatinan terhadap nasib Sungai Menyatakan yang terancam oleh pencemaran dan kerusakan lingkungan. "Sungai ini adalah rumah bagi banyak makhluk hidup, termasuk saya. Namun, peradaban m...

Petak Bahandang Katingan dalam legenda

Alkisah hiduplah sepasang suami istri yang penuh dengan kasih sayang dan penuh dengan kebahagia-an. Tetapi kebahagiaan belum lengkap tanpa kehadiran seorang anak. Mereka telah bertahun-tahun berkeluaraga tetapi belum dikaruniai seorang anak. Hingga akhirnya kedua insan ini memohon kepa-da sang Jata (Penguasa Air) agar mendapatkan keturunan. Sang Jata pun mengabulkan permohonan mereka dengan syarat bila anak yang dilahirkan laki-laki, ia harus menggembara tetapi bila anak itu perempuan harus dikurung di dalam rumah. Hari berganti hari, bulan berganti bulan dan tibalah saat-saat yang dinantikan.Sang istripun melahirkan seorang bayi perempuan. Sesuai dengan syarat yang diminta oleh Sang Jata, anak perempuan tersebut haruslah tetap berada di dalam rumah hingga menjadi dewasa atau disebut juga Bawi Kuwu. Setelah besar dan beranjak dewasa Bawi Kuwu tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik. Tahun berganti tahun hingga tibalah musim untuk bercocok tanam. Semua orang pun pergi ke ladang termasuk...

Asal mula gelar bawi kuwu

Kekhawatiran orang tua terhadap anak gadisnya menyebabkan raja, mengurung anak gadisnya.Putrinya selalu dilayani oleh para pelayan dan pengasuhnya. Karena bawi kuwu adalah gadis yang sangat cantik, dan kecantikan bawi kuwu terkenal sampai ke seluruh pelosok negeri.   Sebuah kampung , sekitar aliran Sungai Rungan tepatnya di Kelurahan Mungku Baru Kecamatan Rakumpit, tinggallah Bawi Kuwu dan kedua orangtuannya. Ketika beranjak devasa wanita cantik itu dilarang orangtuannya untuk keluar rumah dan lebih banyak menghabiskan waktunya di dalam kamar dengan dikawal dayang-dayang yang setia mengawal dan menjaga hingga bertahun-tahun lamanya. Pada suatu ketika, kedua orangtua Bawi Kuwu ingin pergi keladang lalu berpesan kepada dayang-dayang untuk menjaga anak kesayangan mereka di dalam rumah. Tidak lama setelah kedua orangtuannya itu pergi, tiba- tiba Bawi Kuwu merasakan kepanasan dan ingin mandi di Sungai Rungan yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka, tentu para dayang yang mengava...

Mangkikit dan Nyai Endas(asal mula riam mangkikit)

 Sebuah desa di daerah katingan, tinggalah suami istri. Sang suami bernama Mangkikit, seorang yang gagal, tampan dan juga perkasa. Sang istri Nyai Endas yang cantik jelita. Mereka berdua tinggal di rumah betang. Dan juga beberapa rumah lainnya.  Terdapalah sebuah batu Tangudau, karena di bawah batu tersebut terdapat lubang ikan Tangudau, ikan yang mirip dengan ikan hiu. Riam Mangkikit berada di daerah aliran sungai Katingan.  Pemimpin kampung itu seorang pemuda yang gagah berani bernama Mangkikit. Walaupun masih tergolong muda, Mangkikit disegani orang. Sifamya yang agak pendiam, jujur, berani karena benar, membuatnya lebih bervibawa. Sementara Istrinya yang bermama Nyai Endas adalah seorang perempuan yang sangat cantik. Kecantikan Nyai Endas telah terkenal ke seluruıh daerah. Banyak pemuda yang sengaja bermalam di betang dengan maksud sekecar ingin menyaksikan kecantikan Nyai Endas.  Mereka berdua hidup bahagia, walaupun hampir sepuluh tahun menikah tetapi belum jug...

Anak Durhaka dari desa Tumbang Setawai(asal mula batu menangis)

 Ayu, berjalan berlenggak-lenggok di depan cermin, ia memuji kecantikannya, Ayu adalah gadis paling cantik di Desa Tumbang Serawai. Ibunya yang tua renta, yang selalu menuruti keinginannya. Ayu anak pemalas, tidak mau membantu ibunya yang sudah tua.Ibunya setiap hari berjualan sayur di pasar Tumbang Setawai. Untuk memenuhi kebutuhan mereka berdua.  Janda tua, setiap hari mencari sayur mayur, untuk dijual kepada penduduk.  "Mama, "bentak Yuni, belikan aku bedak. Berangkatlah wanita tua ke pasar, dan membelikan Sang anak bedak yang diinginkan.  Karena sudah mulai tua,wanita itupun tergopoh-gopoh, ini Ayu, " bedak yang kamu mau. Wanita tua itu memberikan kepada Ayu. Ayu menerima bedak tanpa mengucapkan terimakasih.  Wanita tua itu hanya bisa mengurut dada. Ayu si gadis pemalas, hanya bersolek saja, tidak mau membantu ibunya.  Suatu hari di desa diadakan kenduri, Ayu ingin berpenampilan lebih cantik daripada gadis-gadis. Ayu meminta ibunya untuk membelikannya b...

Catatan Harianku

 Pagi yang dingin menusuk tulang, aku turun ke sungai untuk mandi pagi, waktu menunjukkan tepat pukul 04.00 wib. Aku mandi, sikat gigi dan berwudhu.  Setelah memakai seragam SD, aku berangkat menuju sekolah, yang cukup jauh dari rumahku. Aku terbiasa dengan jadwal yang sudah ku catat di buku harianku.  Agar aku tidak terlambat pergi ke sekolah. Hari senin, panas menyengat, upacara pagi itu, kepala sekolah menyampaikan kepada kami, semua siswa-siswi, agar selalu disiplin, dan jangan terlambat berangkat ke Sekolah.  Karena aku juga takut kena hukuman. Aku harus berangkat jam 05.30wib.Karena sekolah cukup jauh, 1 jam ditempuh dengan berjalan kaki. Aku nggak punya sepeda. Karena sepeda waktu itu hanya untuk mereka yang berduit saja.  Hari itu pelajaran Bahasa Indonesia, bu guru yang cantik, yang jadi idola kami para siswa-siswi, ramah dan tidak pemarah. Bu guru Halidah namanya.  Beliau menyampaikan materi tentang "Membuat Catatan Harian" judul materi hari itu. ...

Tabbayun di Era Media Sosial

Gambar
Saat berjalan di suatu tempat, "Tiba-tiba ada yang berteriak, " Maliiiiing. Dan banyak sekali orang sekeliling kita menghakimi, tanpa mengkonfirmasi apa yang terjadi.  Mari membaca bersama-sekelilingmu menghakimi kalian, tanpa ada konfirmasi sebelumnya.Padahal, kalian tidak menjadi pelakunya. Kalau kejadian tersebut menimpamu, Bagaimana perasaanmu? Peristiwa diatas,bisa saja terjadi di dunia media sosial kalian.Walaupun sudah menggunakan smartphone dengan teknologi yang canggih, di media sosial seringkali bersifat reaktif tanpa melakukan penyaringan dan konfirmasi. Dalam bahasa agama Islam, saat mendapatkan informasi dari media sosial, seringkali sengaja atau tidak, langsung diforward ke berbagai grup, tanpa ditashih dan tabayun terlebih dahulu. Sekarang ini, dengan kecanggihan teknologi, dalam hitungan detik,  sebuah informasi akan cepat menyebar ke seluruh dunia. Padahal dalam ajaran Islam diajarkan untuk: tabayyun terlebih dahulu, jangan menggunjing, jangan mencari-cari ke...

DAMPAK TEKNOLOGI TERHADAP KARAKTER ANAK DALAM PANDANGAN ISLAM

 Islam adalah agama rahmatan lil alamin. Islam memiliki aturan mulai dari tidur sampai bangun tidur. Adab dan etika adalah yang utama diperhatikan dalam kehidupan berbudaya dan beradab. 

PEGIAT LITERASI MASYARAKAT MELALUI MELALUI TBM

Gambar
 PEGIAT LITERASI MASYARAKAT MELALUI TAMAN BACAAN MASYARAKAT. (RUANG LITERASI MASA DEPAN)  Resume 4 Senin, 27 April 2026 Nara Sumber:BAMBANG PURWANTO. S. KOM. Gr. GPS. CPPS. C. ED. MEP(MR.BAMS)  Moderator:GINA DWI SEPTIANI. S. Pd. MPD Salam Pembuka Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh Sembah sujud karendem malempang, adil katalino basauramin ka saruga basengat ka Jubata, Arus. Arus. Arus. Alhamdulillah, kita sudah memasuki pertemuan ke 3,pada malam hari ini, dengan narasumber yang cantik dan moderator yang gelius. Saya sangat terkesan dengan penjelasan, juga prestasi bunda berdua, dulu saya juga suka menulis, bahkan oretan-oretan saya buat sejak SMP, pernah juga menulis di Sahabat Pena, penjelasan bunda merangsang kembali imajinasi saya. Sejak SMP saya suka menulis, tapi tidak pernah dipublikasikan.Menulis cerpen, saya buat dibuku tulis. Saya masih ingat waktu di SMK saya menulis tentang kebersihan lingkungan,dapat juara 2,padahal cuma tulis tangan saja. Terima kasi...

Bolehkah aku bermimpi

 Malam itu aku lihat status seorang teman, tentang kegiatan belajar menulis, aku mengomentari statusnya. Dan akhirnya mengikuti kegiatan tersebut. Sekitar 30 hari lamanya aku akan mengikuti kegiatan.  Ternyata banyak hal yang aku dapatkan dari kegiatan tersebut. Aku ingin kembali melanjutkan hobby menulisku, yang sudah aku miliki sejak SMP. Dulu aku bermimpi, menjadi penulis terkenal, mendapatkan royalti dari tulisanku.  Apa khayalanku terlalu tinggi, Akupun mulai mengambil pulpen dan buku. Ku coba mulai merangkai kata demi kata, ku coba menguak tabir rahasia apa saja yang pernah ku dengar dan ku baca.  Aku mengenal sosok Dra. Sri Sugihastuti.MPd, dengan bimbingan beliau, aku temukan kembali jiwa dan rohku, ku coba mengukir kata, menelaah masalah, ku buat rangkaian kata yang bermakna.  Aku ingin meraih kembali mimpiku yang tertunda. Aku memiliki hobby menulis sejak SMP, semua yang kurasakan aku ungkapkan melalui tulisan.  Namun semua tulisanku nggak bisa di...

Keretakan rumah tangga ibuku

 Sore itu aku pulang dari sekolah, aku sekolah di sebuah SMP PGRI, sekolah swasta di daerahku, saat itu aku berada di kelas 9,aku berencana ingin melanjutkan ke SMA Negeri di kota ku, namun mama tidak mengijinkan aku untuk sekolah di sana., dengan dalih tak ada yang mengawasiku.  Semalaman aku mengurung diri di kamar, aku mengendap-endap menuju dapur, rasa lapar mengeroyok isi perutku. Karena lagi ngambek sama mama.  Sebelum pengumuman kelulusan aku ikut keluarga ke kota provinsi, (palangkaraya), karena aku orang Sampit. Aku pun berangkat ke sana, dengan tekad mau sekolah di kota.  Aku, ngga mau, "sahutku, aku mau sekolah, dengan atau tanpa uang mama. Saat pikiran ku labil, muncul bermacam-macam ide di otakku, mau jadi pembantu saja di kota, asal bisa sekolah, atau aku jadi wanita penghibur aja, pikirku, " Dasar konyol, sambil menggaruk-garuk kepalaku.  Akupun mendaftarkan diri di SMKN-3 Palangkaraya, itupun udah jalur khusus, karena, masuknya terlambat dan sist...

Perkelahian sang Dewa(legenda terbentuknya pulau Kalimantan)

 Dewa wilayah atas merasa cemburu, melihat keadaan manusia dan hewan. Manusia dan hewan di sana,hidup aman dan bahagia. Dewa wilayah atas bergumam, "kenapa aku harus sejajar dengan para manusia dan para binatang itu. Harusnya aku punya rumah yang lebih tinggi dari mereka.  Kalau begitu aku harus membangun sebuah rumah yang tinggi. Sang dewa mencari penyelesaian masalahnya berminggu-minggu lamanya. Dewa berpikir keras. Dewa tidak mau sejajar dengan manusia dan hewan.  Sang Dewa amatlah kesal,dan berkata,"mengapa mereka harus di dalam rumah yang sama tingginya dengan tubuhku. Seharusnya aku lebih tinggi dari mereka, aku harus tinggal di atas mereka.  Dewa mulai mencari tempat untuk membuat rumah, agar rumahnya bisa lebih tinggi, dari rumah manusia dan hewan. Berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun Dewa memendam kekesalannya, hingga membuat wajah Sang Dewa menjadi jelek.   Muncul ide dibenaknya. Dia harus membangun sebuah gunung. Gunung membuatnya tinggal ditempa...

Perjuangan dibalik hutan belantara

 Tepatnya 2009 aku masuk ke kabupaten Seruyan bersama sang suami. Saat itu kami masih menjadi guru tidak tetap daerah, dan ditugaskan di desa Tumbang Manjul. Aku sendiri sebenarnya terpaksa mengikuti keinginan suami, karena ingin mengabdi di kampung halaman, karena aku terbiasa hidup di tengah hingar bingar ibukota provinsi palangkaraya, Sampit adalah tempat asalku, masuk lagi 33 km arah menuju kota palangkaraya tepatnya di kecamatan Cempaga. Aku berusaha untuk menerima kenyataan, bahwa harus berpisah dengan orang tuaku, sanak saudaraku. Aku tidak bisa membayangkan, karena ini pertama kali nya aku keluar daerah. Daerah terpencil lagi, ngga ada sinyal, ngga ada listrik,yang pasti tidak sama dengan kehidupan kota.  Tumbang Manjul, adalah kecamatan terakhir kabupaten Seruyan, berada di daerah hulu, makanya di namakan Seruyan hulu. Saat aku berangkat ke Seruyan hulu, aku bersama suami naik speedboat. Menurut cerita orang-orang, Seruyan hulu banyak riamnya. Padahal sebelum menandat...