KANCIL DAN BUAYA PALSU
Kancil dan Buaya Palsu
Pada suatu hari yang cerah, di sebuah hutan yang sangat rimbun dan hijau, hiduplah seekor hewan kecil yang sangat cerdik bernama Sang Kancil.
Hari itu, Kancil merasa sangat haus.Matahari bersinar sangat terik sehingga tenggorokannya kering sekali.
"Aduh, haus sekali... Aku harus segera minum di sungai" kata Kancil sambil berlari kecil
Sesampainya di tepi sungai, Kancil melihat airnya sangat jernih dan segar. la sangat ingin segera meminumnya, tapi ia harus waspada. Siapa tahu ada buaya yang sedang bersembunyi di dalam air!. Kancil mengamati permukaan air. Tiba-tiba, ia melihat sesuatu yang besar dan panjang mengapung di atas air .Warnanya coklat keemasan dan panjang. Seperti seekor buaya.
Wah, itu pasti Buaya!"batin Kancil ketakutan.
"Halo, Tuan Buaya!" seru Kancil dari jarak aman. "Janganlah memakanku ya! Perutmu pasti sudah kenyang kan?"Namun, benda itu tidak menjawab sama sekali. la tetap diam dan tidak bergerak sedikit pun.
Kancil semakin penasaran. la mendekat perlahan-lahan. "Hmm, aneh. Biasanya Buaya kalau dipanggil pasti akan langsung menyahut atau mencoba menerkam si kancil.
Karena penasaran, Kancil mengambil sebatang ranting kayu yang panjang.
Dengan sangat hati-hati, ia menyodokkan ranting itu ke punggung benda tersebut.DUK!
Bunyinya keras dan padat. Benda itu sama sekali tidak bergerak.
"Haha! Dasar bodoh!" tertawa Kancil lega."Kamu bukan Buaya! Kamu cuma sebuah batu besar yang bentuknya mirip sekali dengan buaya!"
Ternyata, itu hanyalah sebuah batu besar yang memang bentuknya unik, mirip sekali dengan punggung buaya yang sedang berjemur.Karena sudah yakin aman, Kancil pun langsung minum air sungai dengan puas.Airnya sangat segar dan menghilangkan dahaga.
Pesan Moral:
Jangan mudah takut sebelum memastikan kebenarannya, dan gunakanlah akal budimu untuk memecahkan masalah.
Komentar
Posting Komentar