Semua orang bisa menulis, dan jangan takut untuk berani menulis


April 20/2026
Resume ke 1
Senin, 20 April 2026 
Nara sumber :Dra.SRI SUGIASTUTI. M.Pd
Moderator :Helwiyah.S.Pd.M.M
Kalimat pembuka

Assalamu'alaikum, adil katalino basuramin kasaruga barengan kajubata. Arus. Arus

Arus. 

Pada malam ini saya mengikuti pembelajaran menulis gelombang ke 34 bersama KBMN PGRI, Saya bahagia sekali bisa berkenalan dengan teman-teman se-nusantara, orang -orang hebat dan berbagi pengalaman tentang menulis. 

Tak kenal maka tak sayang, tak sayang maka tak cinta

Perkenalkan nama saya :Nani Suryani. S.Pd.I

Mari menulis, dan jangan takut untuk mencoba. 

Setelah saya mengikuti paparan dari bunda Sri tentang menulis, dan saya juga mengajukan pertanyaan, serta meminta bimbingan, agar saya bisa kembali mencintai menulis. Kami diminta untuk membuat 3 paragraf, dengan kata mengapa menulis? 

Isi

Menulis merupakan kemampuan merangkai kata, ide, gagasan, kreativitas, emosi, rasa dan makna yang bisa kita ungkapkan dalam sebuah tulisan, bukan sekadar merangkai kata, melainkan kebutuhan dasar kita sebagai manusia, dalam berkomunikasi kepada orang lain. Beliau juga menyampaikan jangan pernah takut untuk menulis, menulis merupakan alat komunikasi dasar manusia yang efektif tanpa ruang batas dan waktu. Menulis juga bisa dikatakan sebagai alat komunikasi yang efektif, meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Wadah meluapkan segala rasa dan emosi, wadah untuk berkreatifitas, membangun personal branding. Menulis dapat meringankan beban pikiran serta menambah wawasan dan kecerdasaan. 

Banyak kendala yang kita hadapi ketika akan memulai menulis, yang pastinya ada rasa takut, takut salah, Kata-kata yang kurang cocok, namun bunda memberikan kepada kita semangat untuk berani menulis. Adapun langkah-langkah yang harus dipersiapkan saat memulai menulis antara lain:ide, tujuan menulis, kata-kata sederhana, tidak menggunakan bahasa yang kamu, formal. Hal yang harus dipersiapkan ketika kita selesai menulis, tema, judul, tujuan, melakukan Editing, memperbaiki kosa kata, sering berkomunikasi dengan tokoh-tokoh, perbanyak wawasan, peduli dengan sekitar kita. 

Penutup

Setelah pemaparan yang di Sampaikan oleh Nara sumber, maka dapat kita tarik kesimpulan bahwa:menulis merupakan gabungan esensial antara rasa bahagia, emosi, empati dan simPATI, menulis bermakna ungkapan isi jiwa, mencapai kecerdasaan emosionay, intelektual dan spiritual, dengan menulis kita bisa bahagia, jangan takut untuk menulis. 

Sampaikanlah ilmu walaupun hanya sebesar biji sawi, InsyaAllah akan bermanfaat, terimakasih atas ilmu yang diberikan, masukan yang bermanfaat, semoga lahir penulis-penulis baru dalam KBMN PGRI 34 HIDUP PGRI HIDUP PENULIS SEMANGAT DAN SALAM LITERASI

Saya tidak punya target dalam menulis, tetapi jika ada kesempatan dan kesehatan saya ingin kembali menulis, dan hasil tulisan bermanfaat dan menjadi inspirasi bagi semua orang, itulah passion saya pada malam hari ini, selamat malam waalaikumsalam warahmatullahi wabarakatuh. 



Komentar

  1. Jadikan menulis sebagai passion niscaya keberuntungan akan menghampiri kita

    BalasHapus
  2. https://video.kompasiana.com/wijayalabs/69e630b8c925c463231cae43/menulis-adalah-passion-kisah-omjay-yang-tak-pernah-padam

    BalasHapus
  3. Semangat Bu Nisa, dari ujung dunia bersama kita menggiatlkan literasi.

    BalasHapus
  4. Keren resmenya bunda Nisa semagat selalu

    BalasHapus
  5. semangat bunda...... tetap konsisten hingga akhir

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

GALI POTENSI UKIR PRESTASI

DUKUH MANGGANA DAN IKAN TAMPAHAS THE LEGEND OF SERUYAN RIVER