SARANJANA SERUYAN

 Saranjana adalah kota mahluk ghaib.Kalap adalah daerah yang sering kita lalui kalau mau ke Ibukota kabupaten Seruyan. Kalap merupakan daerah wisata andalan Kabupaten Seruyan. Banyak cerita-cerita misteri yang berhubungan dengan desa kalap. 

Kalap Gadur adalah daerah pesisir sungai,angin sepoi-sepoi, pemandangan laut yang indah, dan menenangkan, bisa untuk bersantai menghilangkan stress. 

Sore itu aku melangkah menuju tempat wisata kalap Gadur, aku mencari tempat yang teduh untuk melepaskan penat sesaat,lelah menyetir menuju kota kabupaten tetangga, membuatku ingin melepaskan lelah sejenak, sambil menikmati indahnya laut yang menghubungkan kota Sampit menuju pulau Jawa, yang terhampar luas, angin semilir menambah suasana alam kalap Gadur menjadi lebih mistik. 

Sambil menikmati makanan yang aku bawa dari rumah, aku duduk di pinggir pantai, nikmat memang sambil menikmati alam terbuka. Kalap Gadur hanyalah hamparan luas selayang pandang tak kasat mata. Namun kalap Gadur menyimpan beribu misteri. 

Dingin, lengang, sepi, saat melewati hamparan luas tersebut,terutama tengah malam jum'at atau saat perpindahan sore menuju magrib, suasana mulai terasa mistiknya. Tengah hari pun juga bisa dirasakan, bagi orang-orang yang memiliki perasaan halus. 

Aku terkejut saat itu, tiba-tiba seorang pengendara sepeda motor, mengalami kecelakaan tunggal, padahal sama sekali tidak ada apapun di sana. Ketika ku tanyakan, katanya mereka melihat anak kecil lewat. Astaghfirullah. Ucapku, ini jam berapa? Waktunya orang istirahat. Pantaslah kamu kecelakaan, karena kamu terlalu cepat menggunakan kendaraanmu. 

Jangan mengendarai sepeda motor atau mobil, jam segini, menganggu ucapku, padahal ucapanku hanya untuk menghilangkan rasa takut saja. Intinya ya, kendarai sepeda motor atau mobil khususnya di lintasan ini dengan pelan, dan gunakan klakson, sebagai pertanda kamu mau lewat. 

Aku tersenyum, dalam hati berpikir "macam mbah dukun aja" Wkwkwk. Aku melanjutkan perjalanan kembali menuju kuala pembuang.

Pernah juga aku mau ke Sampit bertemu dengan ibu-ibu bawa anak kecil banyak sekali, katanya mau ke kuala pembuang.Mustahilkan berjalan berkilo-kilo meter dengan anak-anak kecil. Aku tawarkan ikut ke mobulku. Perempuan itu bilang tak punya uang, aku berikan dia uang, katanya mampir sini aja neng. 

Begitu aku singgahkan perempuan bersama anak kecil tadi.Setelah aku melongo keluar jendela mobil, Tiba-tiba hilang, aku diam sebentar, dan bergumam dalam hati, sudah takdir bertemu. 

Konon berdasarkan cerita orang-orang yang mengalami kejadian serupa, saat melewati tengah malam mobil yang ditumpangi bisa masuk kedalam parit, padahal mereka melihat itu jalan raya, eh ternyata hamparan luas, danau. 

Suatu ketika ada dua orang pemuda melintas di daerah tersebut, mereka dibawa ke alam ghaib, keduanya melihat kota yang megah, hingga salah satu dari pemuda tersebut menikah dengan makhluk ghaib yang bermukim di sana. 

Memang sejauh mata memandang, hanya hamparan luas, tetapi itu nyata bisa dirasakan. Beberapa pedagang yang melalui laut tersebut juga menyaksikan adanya kota megah di kalap Gadur tersebut. Para pedagang juga pernah memutuskan untuk bersandar dan menjual barang, hingga suatu pagi mereka hanya mendapatkan uang yang dipakai berbelanja makhluk ghaib, berubah menjadi daun. 

Kalap Gadur juga dijaga oleh kawanan monyet,konon kata orang-orang di sana itu jelmaan makhluk ghaib penjaga di sana. Biasanya aku selalu membawa pisang atau makanan kecil lainnya. 

Setelah perjalanan melelahkan, akupun sampai ke kuala pembuang. Rencana setelah semua urusan selesai aku memutuskan untuk kembali ke Sampit. Hatiku wasa-was, karena sering kali aku mengalami perasaan ini, terkadang aku melihat segerombolan sapi, tapi itu punya siapa?. Mungkin juga banyak teman-teman pernah mengalami hal ini. 

Pesanku apabila melewati daerah kalap Gadur jangan lupa permisi, ijin yaa. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

GALI POTENSI UKIR PRESTASI

DUKUH MANGGANA DAN IKAN TAMPAHAS THE LEGEND OF SERUYAN RIVER