AMALAN SUNNAH BULAN MUHARAM
Amalan Sunnah Bulan Muharram
Bulan Muharram adalah bulan pertama dalam kalender Hijriah dan salah satu dari empat bulan suci dalam Islam yang dikenal dengan nuansa penuh kesucian, renungan, dan ibadah.
Allah SWT melipatgandakan pahala bagi orang yang melaksanakan amalan sholeh di bulan ini, sehingga segala bentuk kebaikan sangat dianjurkan untuk ditingkatkan.
Amalan Utama yang Paling Dianjurkan
Amalan paling utama di bulan Muharram adalah puasa Tasu'a dan Asyura.
Puasa pada tanggal 9 Muharram disebut puasa Tasu'a, sedangkan puasa pada tanggal 10 Muharram disebut puasa Asyura.
Puasa Asyura memiliki keutamaan luar biasa karena dapat menghapus dosa selama setahun.
Rasulullah SAW sangat menganjurkan umat Islam untuk melaksanakan puasa di hari ini.
Perbanyak shalat sunnah juga sangat dianjurkan di bulan Muharram.
Shalat rawatib, shalat dhuha, tahajjud, qiyamul lil, dan salat mutlak malam sangat bermanfaat, terutama pada malam Asyura.
Shalat adalah ibadah utama dalam Islam yang wajib dilakukan dan di bulan suci ini menjadi lebih istimewa.
Amalan Spiritual Lainnya
Tafakur, dzikir, dan istighfar merupakan amalan yang sangat penting.
Memperbanyak tafakur Al-Qur'an, dzikir berupa tasbih, tahmid, dan takbir, serta istighfar dan doa awal tahun Hijriah menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sedekah sangat dianjurkan di bulan Muharram, apalagi pada Hari Asyura.
Santuni anak yatim dan berikan bantuan kepada yang membutuhkan karena sedekah mendatangkan keberkahan dan pahala besar.
Menyambung silaturahim juga menjadi amalan penting. Menjaga hubungan baik dengan keluarga, saudara, dan teman memperkuat ikatan sosial dan mendatangkan rahmat Allah.
Amalan Fisik dan Kesehatan
Mandi sunnah, terutama pada hari Asyura, merupakan bentuk kebersihan fisik dan spiritual yang dianjurkan Nabi Muhammad SAW. Mandi sunnah ini membersihkan diri dari kotoran dan membawa kesucian.
Memakai celak mata juga merupakan sunnah Nabi yang dianjurkan, terutama di bulan Muharram. Celak mata menjaga kesehatan mata dan mengikuti tuntunan Rasulullah.
Memotong kuku adalah sunnah fitrah untuk menjaga kebersihan dan mengikuti sunnah Nabi. Kebersihan tubuh merupakan bagian dari iman.
Amalan Sosial dan Kepedulian
Berziarah ke ulama sangat dianjurkan. Mengunjungi ulama yang masih hidup untuk mengambil ilmu pengetahuan, atau mengunjungi makam ulama yang telah wafat untuk mendoakan mereka merupakan bentuk penghargaan terhadap ilmu dan keimanan.
Menjenguk orang sakit adalah bentuk kepedulian dan kasih sayang yang menguatkan ikatan sosial. Ketika kita mengunjungi orang sakit, kita membawakan doa dan harapan untuk kesembuhannya.
Menambah nafkah keluarga juga merupakan amalan sunnah. Memberikan lebih banyak nafkah kepada keluarga sebagai bentuk kebaikan dan kasih sayang menunjukkan tanggung jawab sebagai pemimpin keluarga.
Amalan Khusus di Awal Bulan Muharram
Menurut kitab Kanzunnajaah Wassuruurr, terdapat amalan khusus yang dilakukan di awal bulan Muharram.
Menulis lafaz "Bismillah" sebanyak 113 kali tanpa harakat dan menyimpannya di dompet akan memberikan perlindungan, karena tidak akan terkena keburukan selama ada tulisan tersebut.
Menulis "Ar-Rahman" sebanyak 50 kali tanpa harakat akan menjauhkan dari pemimpin yang zalim atau kejam. Ini adalah bentuk perlindungan dari kekejaman manusia.
Membaca ayat Kursi sebanyak 360 kali diawali dengan Bismillah memberikan perlindungan Allah SWT. Ayat Kursi adalah ayat yang paling kuat dalam Al-Qur'an untuk perlindungan.
Minum susu putih mulai malam 1 Muharram sampai sebelum subuh dengan doa tertentu juga merupakan amalan khusus.
Doa yang dibaca adalah "Allahumma Baarik Lanaa Fiihi Wa Zidnaa Minhu" yang bermakna meminta keberkahan dan penambahan dari bulan tersebut.
Amalan Surat Al-Ikhlas
Membaca surat Al-Ikhlas sebanyak 1000 kali di bulan Muharram sangat dianjurkan.
Surat Al-Ikhlas yang singkat namun memiliki makna mendalam tentang keesaan Allah SWT menjadi amalan yang sangat bernilai di bulan suci ini.
Hikmah Utama Bulan Muharram
Muharram adalah momentum untuk memperbaiki diri, memperbanyak ibadah, dan meningkatkan iman serta takwa. Ini adalah awal lembaran baru untuk memulai perubahan positif dalam kehidupan.
Setiap kali 1 Muharram tiba, umat Islam menyambutnya sebagai Tahun Baru Hijriyah dengan harapan untuk terus berbuat kebaikan dan mengambil hikmah dari setiap pergantian tahun.
Allah SWT telah memilih bulan Muharram sebagai momen pengampunan dosa dan kesalahan yang pernah diperbuat umat Islam.
Oleh karena itu, bulan ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendekatkan diri kepada Allah, memperbanyak amal kebaikan, dan memulai lembaran baru yang lebih baik dari sebelumnya.

Semoga bisa mengamalkan kesunahan..
BalasHapus